Skip to main content

Friday the Thirteenth

Daniel Radcliffe in The Woman in Black
Yeloowww,
Welcome to my blog and please enjoy the ride.

Blog ini saya buat berkat pelatihan blog bagi guru di sekolah. Err... sebenarnya saya udah punya blog. Silakan mampir ke www.anityayogi.multiply.com. Akan tetapi berhubung sekolah ini menginginkan guru-gurunya eksis di blogger dot com, maka sim sala bim, jadilah blog saya yang baru! Dan ini adalah posting pertama saya. Tepat di hari Jumat tanggal 13 April 2012. Friday the thirteenth. A bit spooky, right?

Anyways, Friday the thirteenth ini somehow mengingatkan saya pada tumpukan dvd horror yang belum sempat saya tonton di rumah. Ada Don't Be Afraid of the Dark-nya Guillermo del Torro dan The Woman in Black yang diperani Harry Potter alias Daniel Radcliffe. Setidaknya dua judul film itu yang saya ingat. Sebenarnya saya bukan penyuka genre horror, tapi rasa penasaran kerap mengalahkan rasa takut saya. Jadi, bagaimana pun saya pada akhirnya nonton juga beberapa film horror (Hantu Jamu Gendong dan Suster Keramas tidak termasuk!).

Okay, sekarang kami mau diajari cara posting foto atau gambar di blog. Saya simak dulu ya. Nanti dilanjutkan lagi. Wish us luck!

Love,
Miss Tya

Comments

Popular posts from this blog

Cerita Glowzy di SMAN 91

Raimuna? Fortals? Ah, bukan halangan! Bermodal nekat antara siap dan tidak siap, disertai kemauan keras, gelar 3 besar pun bisa diraih dalam kompetisi pertama di tahun ajaran ini. Jadi ceritanya, hari Sabtu (4/8) kemarin, kami – saya selaku Pembina dan empat siswa – memutuskan untuk akhirnya ikut serta dalam kompetisi modern dance yang dihelat oleh SMAN 91 Jakarta Timur. Lomba kali ini memang tak sesemangat biasanya. Tak ada latihan khusus berminggu-minggu sebelumnya atau kesepakatan alot soal siapa yang bakal turun dan kostum apa yang akan dipakai. Mengapa demikian? Selain fakta bahwa suasana di sekolah masih kental dengan aroma tahun ajaran baru, alias para siswa masih terlena dengan suasana liburan yang kemarin memang dirasa kepanjangan, sekolah kami baru saja selesai dengan segala hiruk pikuk camping a la Pramuka Penegak, yaitu Raimuna. Tiga hari bermalam di bawah taburan bintang lembah Sarongge di Cianjur, Jawa Barat. Soal camping ini, nanti akan saya ceritakan ters...

Demits: Bocah-Bocah Tengil Kesayangan

Love can happen in desperation... Rasa sayang memang bisa tumbuh melalui berbagai cara, beragam bentuk, dan beraneka cerita. Mulai dari seorang anak yang sakit saat tengah mengikuti kegiatan sekolah, kemarahan saat pembagian workbook di kelas, hingga raut wajah kecewa di pinggir lapangan futsal usai mengalami kekalahan. Bahkan dalam titik rendah kehidupan seseorang pun, rasa sayang bisa muncul seketika tanpa mengenal logika. Dan dengan mereka, saya harap semua ini belum terlambat... Saya pertama kali harus bersentuhan dengan mereka saat mereka duduk di kelas 11. Memang sebagian dari mereka telah saya ajar ketika kelas 10, namun perumpamaan yang tepat kala itu adalah mereka sekedar “numpang lewat” dalam hidup saya. Siapa sangka jika kemudian jalan hidup berkata lain? Pada hari itu, saya menerima mereka semua menjadi tanggung jawab saya selama satu tahun penuh. Mereka bersembilan belas. Saya belum menggunakan kata “anak” untuk menyebut mereka saat itu. Entah mengapa, ka...

Democracy is... not in this election!

Tak perlu selamanya mengukur keberhasilan Pemilu suatu negara dalam belajar berdemokrasi. Melalui skala kecil pun, demokrasi bisa dipelajari. Karena saya adalah seorang guru yang menghabiskan lebih dari setengah hari saya di sekolah, maka proses pemilihan ketua OSIS mungkin adalah bentuk pemilu dan demokrasi yang terdekat dengan saya. Kebetulan bulan Agustus ini, murid-murid saya, terutama mereka yang duduk di kelas 11, tengah disibukkan dengan bursa pencalonan ketua OSIS. Tak dapat dipungkiri, ketua OSIS adalah jabatan yang cukup prestisius di kalangan murid. Tak hanya ia akan menjadi murid nomor satu di sekolah, ia juga akan dinilai sebagai murid berprestasi jika OSIS yang dipimpinnya pun berprestasi. Entah bagaimana alam sudah mengaturnya sedemikian rupa, masa pemilihan ketua OSIS ini bertepatan dengan materi Budaya Demokrasi yang saya ajarkan di kelas saya. Jadi sedikit banyak, anak-anak ingin mempraktikkan partisipasi politik dan pemilu melalui pemilihan ketua OSIS ini. Mereka c...