Skip to main content

Novel "Not an Angel, a Devil Perhaps" is Out!


Fresh from Dapur Buku’s Oven!
“Kehidupan tidak selamanya hitam dan putih. Di sela-selanya, terdapat sel-sel kelabu yang mampu membuat manusia menjadi abu-abu. Cantik, namun rapuh. Cerdas, namun penuh kebencian.
Isabella adalah perempuan yang cantik dan cerdas. Tak pernah ada seorang pun yang meragukan kemampuannya. Menjadi bintang dan kesayangan semua orang.
Namun di saat bintangnya tengah bersinar, gangguan datang dalam wujud Fiona. Isabella pun mengupayakan berbagai cara untuk menghancurkannya. Tak peduli jika cara tersebut membuat orang-orang terkasihnya berpaling.
Seolah tak cukup banyak pergulatan dalam batinnya, seseorang dari masa lalu Isabella yang kelam kembali datang menghantui. Dan orang itu tak mau pergi.”
Data Buku:
Judul: Not an Angel, a Devil Perhaps
Penulis: Anitya Wahdini
Tahun terbit: November 2013
Jumlah halaman: vi + 152 halaman
Ukuran: 14,8 x 21 cm
Genre: Novel
Harga: Rp 35.000 + ongkir
ISBN: 978-602-1615-50-8
Novel ini bisa dibeli secara online di www.dapurbuku.com

Comments

Popular posts from this blog

The Best Glee Mash-Off

Just for fun, In my opinion, the best Glee mash-off by far is Adele's Rumor Has It/Someone Like You by the Troubletones (Santana and Mercedes). What do you think? Love, Miss Tya

Arya dan Puzzle

Puzzle 250 pieces yang berhasil diselesaikan Arya dengan tim penyemangat Wira dan Kinan Ini cerita tentang sulungku dan kecintaannya pada puzzle. Waktu masih balita, seingat saya masih sekitar usia dua tahun, saya dan ayahnya mencoba membelikan puzzle 6 pieces untuk ia selesaikan. Ia pun menyelesaikannya sendiri dengan mudah. Lalu kami mencoba menaikkan tantangan dengan puzzle 12 pieces di tahun berikutnya. Lagi-lagi, tak ada kesulitan sedikitpun baginya dalam menyusun kepingan demi kepingan sehingga mencipta gambar yang utuh. Mbah utinya kemudian membelikan ia oleh-oleh puzzle 24 pieces dari hasil melancongnya ke New York. Puzzle bagusan asli Amerika tentunya, terbuat dari kayu cokelat muda yang ringan dan ramah anak serta lingkungan. Sebenarnya masih bisa awet hingga kini jika saja kala itu rumah kami tidak kebanjiran dan menghanyutkan sebagian besar mainan yang dikumpulkan anak-anak. Saya lupa waktu itu Arya umur berapa. Sepertinya TK saja belum, atau mungkin baru...

The Boy Who Can’t Get Out of My Mind

Jika ada seseorang yang iseng bertanya, siapa kira-kira murid yang tidak akan pernah saya lupakan kelak? Mungkin jawaban saya adalah salah satu anak lelaki di kelas saya tahun lalu. Bukan berarti dia yang teristimewa di hati, karena tak pantas guru memilih-milih di antara murid-muridnya. Namun dia adalah kejutan pertama saya – murid ajaib slash bandel yang pertama kali saya miliki. Bayangkan di tahun pertama saya didaulat sebagai wali kelas, bocah pembuat onar itu harus hadir tepat di dalam kelas saya. Ah, seribu satu rasa! Tahun ini, ia bukan lagi tanggung jawab saya. Saya telah melepasnya untuk dibimbing oleh guru lain pada tingkat kelas yang lebih tinggi. Semoga dia dan guru itu bisa selamat tanpa kekurangan suatu apa pun hingga tahun ajaran ini berakhir. Semoga.  Kini saya punya murid-murid baru. Dan masih sama seperti tahun lalu, lagi-lagi didominasi oleh segerombolan lelaki yang ajaib. Mungkin sudah garis nasib saya seperti ini. Harus selalu berhadapan dengan...